Orang Gila

Malam selepas maghrib kami berbelanja kebutuhan rumah ke Multimart Wanea,  beli beras dan bahanbahan masakan. Sekira pukul delapan lewat kami kembali ke rumah. Dengan membawa barang belanjaan kami membuka pintu rumah yang tidak terkunci. Begitu pintu terbuka,  kami kaget menyaksikan ruang tengah penuh dengan pakaian, bukubuku, serta furnitur yang jungkir jempalik. Bukubuku tampak diseret dari raknya lantas ditindih dengan meja lesehan. Rak sepatu pun tak luput diobrakabrik hingga memuntahkan bendabenda di atasnya. Kemarahan sekaligus kesedihan menyeruak memenuhi perasaan kami. Bukubuku yang saya cintai itu tentu rusak tertekuk laman demi lamannya. Biasanya jika ada peminjam yang melipat satu halaman saja, pasti … Continue reading Orang Gila