I'tikaf Masjid Al Quran

Hukum I’tikaf pada Bulan Ramadhan

I’tikaf (الاعتكاف) dari segi bahasa berasal dari kata (العكوف). Artinya: “menetap dan berada di sekitarnya pada masa yang lama.” Seperti firman Allah dalam surat Al Anbiya: 52 dan surat Asy Syu’ara: 71.

إِذْ قَالَ لأبِيهِ وَقَوْمِهِ مَا هَذِهِ التَّمَاثِيلُ الَّتِي أَنْتُمْ لَهَا عَاكِفُونَ

(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: “Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadah kepadanya?”

قَالُوا نَعْبُدُ أَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عَاكِفِينَ

Mereka menjawab: “Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya.”

Sedangkan dari segi istilah, yang dimaksud i’tikaf adalah menetap atau berdiam diri di masjid dalam waktu tertentu dengan niat beribadah atau mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dasar Hukum I’tikaf

Dalam surat Al Baqarah ayat 125 Allah Ta’ala berfirman,

أَن طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ

“…Bersihkan rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’, dan yang sujud.” (QS Al Baqarah: 125)

Dalam hadits dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anh:

كَانَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم يُجَاوِرُ فِي الْعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ، وَيَقَوْلُ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan bersabda, “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan.” (HR Al Bukhari, Muslim, dan Ahmad)

Dalam hadits lain dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anh:

أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَعْتَكِفُ العَشْرَ اْلأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ الله تَعَالَى، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِه

Sesungguhnya Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam telah melakukan i’tikaf di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan hingga Allah Subhanahu wa Ta’ala mewafatkan beliau, kemudian istri-istri beliau pun melakukan i’tikaf sepeninggal beliau (HR Al Bukhari, Muslim, Abu Dawud, An Nasa’i, dan Ahmad)

Rasulullah bersabda,

فَمَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَعْتَكِفَ فَلْيَعْتَكِفْ، فَاعْتَكَفَ النَّاسُ مَعَه

“Siapa saja di antara kalian yang ingin melakukan i’tikaf, beri’tikaflah.” Lalu orang-orang pun melakukan i’tikaf bersama beliau. (HR Al Bukhari, Muslim, Abu Dawud, An Nasa’i, Malik, dan Ahmad).

Berdasarkan perbuatan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam tersebut, ulama’ sepakat menyatakan bahwa i’tikaf hukumnya adalah sunnah dilakukan sepanjang tahun, dan yang paling utama adalah pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan dikarenakan keutamaan bulan Ramadhan sendiri dan adanya malam Lailatul Qadar pada akhir bulan tersebut.

Ibnu Hajar Al Asqalani menukil pernyataan Imam Ahmad yang mengatakan, “Saya tidak tahu ada seorang ulama yang berbeda mengenai hukum i’tikaf tersebut sunnah.”

Sementara Ibnu Al ‘Arabi menyatakan bahwa i’tikaf hukumnya sunnah mu’akkadah.

Ibnu Rusyd dalam Bidayah Al Mujtahid 1/312 menyatakan bahwa imam Malik menganggap makruh ibadah i’tikaf. Imam Malik berganggapan tidak ada sahabat yang melakukan I’tikaf. Namun, kita dapat mengetahui bahwa pendapat beliau tersebut bertentangan dengan dalil-dalil yang telah dipaparkan.

Hukum sunnah ini berlaku jika sebelumnya seseorang tidak memiliki nadzar untuk beri’tikaf, tapi jika ia sebelumnya telah bernadzar untuk beri’tikaf, maka hukum i’tikaf atas nadzar tersebut menjadi wajib bagi dirinya.

أن عمر قال : يا رسول الله ، إني نذرت في الجاهلية أن أعتكف ليلة في المسجد الحرام ، قال : أوف بنذرك

“Umar berkata: ‘Wahai Rasulullah, di masa Jahiliyyah aku pernah bernadzar untuk beri’tikaf satu malam di Masjidil Haram.’ Rasulullah bersabda: ‘Penuhi nadzarmu!’” (HR Bukhari, no. 6697)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s