Mushaf Al Quran

Keutamaan Mu’awiyah bin Abi Sufyan Berdasarkan Hadits Rasulullah

Dari risalah yang ditulis oleh Ustadz Farid Nu’man Hasan yang berjudul Keutamaan Mu’awiyah bin Abi Sufyan Radhiallahu ‘Anhuma, berikut ini kami nukilkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang menyebutkan tentang keutamaan shahabat Mu’awiyah bin Abi Sufyan Radhiyallahu ‘Anhu. Dimana status hadits-hadits tersebut dapat diterima, mengingat banyaknya hadits yang mencela Mu’awiyah bin Abi Sufyan Radhiyallahu ‘Anhu dan menyanjungnya secara berlebihan, tapi statusnya tidak dapat diterima.

1. Rasulullah Mendoakan Kebaikan bagi Mu’awiyah

Hadits ini terdapat dalam Kitab Al Manaqib ‘an Rasulillah, pada Bab Manaqib Mu’awiyah bin Abi Sufyan:

حدثنا محمد بن يحيى حدثنا أبو مسهر عبد الأعلى بن مسهر عن سعيد بن عبد العزيز عن ربيعة بن يزيد عن عبد الرحمن بن أبي عميرة وكان من أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم :  عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال لمعاوية اللهم اجعله هاديا مهديا واهد به

Telah bercerita kepada kami Muhammad bin Yahya, telah bercerita kepada kami Abu Mushir Abdul A’la bin Mushir, dari Sa’id bin Abdul Aziz, dari Rabi’ah bin Yazid, dari Abdurrahman bin Abi ‘Amirah, dan dia seorang sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bahwa dia bersabda kepada Mu’awiyah:

“Ya Allah jadikanlah dia sebagai  orang yang bisa memberikan petunjuk dan seorang yang diberi petunjuk (Mahdi) dan berikanlah hidayah (kepada manusia) melaluinya.”

Hadits ini diriwayatkan At Tirmidzi No. 3842, Imam At Tirmidzi berkata: hasan gharib. Ahmad No. 17895, Al Bukhari dalam At Tarikh Al Kabir, 5/240. Ibnu Abi ‘Ashim, Al Aahaad wal Matsani No. 1129, Al Khathib dalam   Tarikh Baghdad , 1/207-208, Ibnul Jauzi dalam Al ‘Ilal Al Mutanahiyah No. 442, Al Khalal dalam As Sunnah No. 699, Ibnu Qaani’ dalam Mu’jam Ash Shahabah, 2/146, Ath Thabarani dalam Al Ausath No. 660, Abu Nu’aim dalam Al Hilyah, 8/358. Imam Ibnu Abdil Bar dan Al Hafizh Ibnu Hajar mengisyaratkan kelemahan hadits ini. Lihat Al Ishabah, 4/342-343 dan Fathul Bari, 7/104

Akan tetapi, menurut Syaikh Syu’aib Al Arnauth, hadits ini adalah shahih. “Rijal hadits ini tsiqat (terpercaya) dan merupakan para perawi hadits shahih, kecuali Sa’id bin Abdul Aziz, dia menjadi pokok perbincangan hadits ini, dia telah mengalami kekacauan hapalan pada akhir usianya seperti yang dikatakan oleh Abu Mushir dan Yahya bin Ma’in.” (Musnad  Ahmad No. 17895, dengan tahqiq; Syaikh Syu’aib Al Arnauth, Syaikh ‘Adil Mursyid, dan lainnya)

Menurut Syaikh Al Albani, hadits ini shahih, “Semua rijal (perawinya) adalah tsiqat (terpercaya) dan merupakan perawi yang dipakai Imam Muslim, maka hadits ini lebih benar  adalah shahih.” (As Silsilah Ash Shahihah No. 1969)

Menurutnya, Imam At Tirmidzi menghasankan hadits ini adalah karena Sa’id bin Abdul Aziz mengalami kekacauan hapalan sebelum wafatnya, sebagaimana dikatakan Abu Mushir dan Ibnu Ma’in, tetapi zahir hadits ini menunjukkan bahwa Abu Mushir meriwayatkan hadits ini darinya sebelum dia (Sa’id bin Abdul Aziz)  mengalami kekacauan hapalan, seandainya tidak demikian Abu Mushir tidak akan meriwayatkan darinya jika dia mendapatkan hadits itu ketika keadaan hapalannya kacau. Apalagi  Abu Hatim telah berkata: “Abu Mushir lebih mengutamakan Sa’id bin Abdul Aziz dibanding Imam Al Auza’i.” Selain itu hadits ini memiliki empat riwayat lain yang dijadikan sebagai mutaba’ah (penguat) terhadapnya.

Selain itu hadits ini juga dinyatakan  shahih oleh Imam Ibnu ‘Asakir dalam Tarikh Dimasyq,   Imam Ibnu Katsir dalam Al Bidayah wan Nihayah (8/129), dan Imam Adz Dzahabi mengakui ke-hasan-an hadits ini dalam Siyar A’lamin Nubala (3/125), juga Al Jurjani menghasan-kan dalam Al Abaathil ( 1/193).

Dalam doa yang lain, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

اللهم علم معاوية الكتاب والحساب وقه العذاب

“Ya Allah, ajarilah Mu’awiyah Al Kitab dan hisab, dan lindungilah dia dari adzab.”

Hadits ini diriwayatkan dalam Mawaridz Azh Zham’an, dengan tahqiq Husain Ad Darani, 7/249 dengan sanad hasan.

2. Jaminan Surga bagi Pasukan Maritim Islam

Imam Al Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya, dari hadits Ummu Haram Radhiyallahu ‘Anha, bahwa ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَوَّلُ جَيْشٍ مِنْ أُمَّتِي يَغْزُونَ الْبَحْرَ قَدْ أَوْجَبُوا

“Pasukan pertama dari umatku yang berperang mengarungi lautan telah  wajib bagi mereka (yakni surga).” (HR. Bukhari No. 2924)

Mu’awiyah-lah yang  menjadi  panglima angkatan laut tersebut. Angkatan laut kaum Muslimin berperang mengarungi lautan pada masa kekhalifahan beliau. Sebagaimana ditunjukkan dalam sebuah hadits:

Dari Muhammad bin Yahya bin Hibban, dari Anas bin Malik dari bibinya, Ummu Haram binti Milhan Radhiyallahu ‘Anhuma berkata: “Pada suatu hari, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidur di dekat  saya. Kemudian beliau terbangun, lalu tersenyum. Saya bertanya: “Apa   yang membuatmu tersenyum?” Beliau menjawab:

أُنَاسٌ مِنْ أُمَّتِي عُرِضُوا عَلَيَّ يَرْكَبُونَ هَذَا الْبَحْرَ الْأَخْضَرَ كَالْمُلُوكِ عَلَى الْأَسِرَّةِ

“Telah diperlihatkan   kepadaku beberapa orang dari umatku yang mengarungi samudera biru ini, laksana para raja di atas singgasananya!”

“Mintalah kepada Allah agar aku termasuk golongan mereka!” pinta Ummu Haram. Lalu Rasulullah mendoakannya. Kemudian beliau tidur lagi. Dan beliau melakukan hal yang sama seperti sebelumnya, lalu Ummu Haram bertanya seperti di atas, dan Rasulullah menjawabnya seperti jawaban sebelumnya. Ummu Haram berkata,”Mohonlah kepada Allah agar aku termasuk golongan mereka,” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab,”Engkau termasuk golongan pertama (dari angkatan laut tersebut)!”

Kemudian Ummu Haram keluar berperang menyertai suaminya, yakni Ubadah bin Shamit Radhiyallahu ‘Anhuma, bersama pasukan angkatan laut yang pertama kali diberangkatkan di bawah kepemimpinan Mu’awiyah. Sekembalinya dari peperangan tersebut, mereka singgah di Syam, lalu diserahkan kepadanya seekor kuda tunggangan. Kuda tunggangan tersebut membuatnya jatuh, hingga ia meninggal Radhiyallahu ‘Anhuma. (HR. Bukhari No. 2799 dan Muslim No.  1912)

3. Muawiyah adalah Sekretaris Nabi dan Penulis Wahyu

Ibnu ‘Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, menceritakan bahwa Abu Sufyan Radhiallahu ‘Anhu berkata kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

قال: ومعاوية، تجعله كاتبا بين يديك. قال “نعم”.

Abu Sufyan berkata: “Dan Mu’awiyah, kau jadikanlah dia sebagai juru tulis bagimu.” Beliau bersabda: “Ya.” (HR. Muslim No. 2501)

4. Mu’awiyah Pernah Didoakan Buruk oleh Rasulullah

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, katanya:

كُنْتُ أَلْعَبُ مَعَ الصِّبْيَانِ فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَوَارَيْتُ خَلْفَ بَابٍ قَالَ فَجَاءَ فَحَطَأَنِي حَطْأَةً وَقَالَ اذْهَبْ وَادْعُ لِي مُعَاوِيَةَ قَالَ فَجِئْتُ فَقُلْتُ هُوَ يَأْكُلُ قَالَ ثُمَّ قَالَ لِيَ اذْهَبْ فَادْعُ لِي مُعَاوِيَةَ قَالَ فَجِئْتُ فَقُلْتُ هُوَ يَأْكُلُ فَقَالَ لَا أَشْبَعَ اللَّهُ بَطْنَهُ

“Saya bermain bersama anak-anak lalu datang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan saya bersembunyi di belakang pintu. Beliau datang dan mengeluarkan saya dan berkata: pergilah dan panggilah Muawiyah kepada saya. Maka saya mendatanginya, dan berkata: “Dia sedang makan.” Kemudian Nabi memintaku lagi: “Pergilah dan panggil Muawiyah kepadaku.” Saya katakan; “Dia masih makan.” Maka Nabi bersabda: “Semoga Allah tidak mengenyangkan perutnya.”   (HR. Muslim No. 2604)

Orang yang dicaci atau didoakan buruk oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, maka ia sekaligus didoakan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk dijadikan kafarat pembersih dosa dan rahmat.

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“اللهم! إنما أنا بشر. فأيما رجل من المسلمين سببته، أو لعنته، أو جلدته. فاجعلها له زكاة ورحمة”.

“Ya Allah! Sesungguhnya saya hanyalah manusia. Laki-laki mana saja dari kaum Muslimin yang saya caci, atau laknat, atau cambuk, jadikanlah itu sebagai pembersih dan rahmat baginya.” (HR. Muslim No. 2601)

3 thoughts on “Keutamaan Mu’awiyah bin Abi Sufyan Berdasarkan Hadits Rasulullah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s