Mushaf Al Qur'an Rusak

Cara Memperlakukan Mushaf Al Quran yang Rusak

Dalam masa tertentu, mushaf Al Quran yang digunakan oleh kaum Muslimin mengalami kerusakan seperti sobek, lepas jahitannya, terkena cairan, dan seterusnya. Dalam hal masih memungkinkan untuk diperbaiki, maka sebaiknya seseorang memperbaiki mushaf Al Quran tersebut agar dapat digunakan kembali.

Namun, jika kerusakan benar-benar parah dan tidak memungkinkan untuk diperbaiki, maka dalam kondisi seperti ini, mushaf Al Quran tersebut boleh dimusnahkan. Para ulama’ ada dua pendapat tentang cara memusnahkannya

1. Dikubur di Dalam Tanah

Ini madzhab Al Hanafiyah dan Al Hanabilah.

Imam Al Haskafi dari ulama’ fiqih Hanafiyah mengatakan, “Mushaf kalau sudah dalam kondisi yang tidak dapat dibaca lagi, maka dikubur seperti orang Islam.” Demikian disebutkan dalam ‘Ad Dur Al Mukhtar, 1/191.

Pemilik kitab Hasyiyah ‘Ad Dur Al Mukhtar memberikan komentar akan hal itu dengan mengatakan, “Yakni ditaruh di tempat suci dan di kubur di tempat yang tidak dilecehkan. Yang tidak diinjak.”

Imam Al Bahuti dari ulama’ Al Hambali, dalam Kasyaful Qina’ 1/137, mengatakan, “Kalau mushafnya rusak atau lapuk, maka dikubur sesuai dengan nash. Ahmad menyebutkan bahwa Abu Al Jauza’ mempunyai mushaf yang rusak kemudian beliau menggali di dalam masjid dan menguburkannya.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, dalam Majmu’ Fatawa 12/599, mengatakan, “Kalau ada mushaf tua yang sudah robek dimana tidak dapat dimanfaatkan lagi untuk dibaca, maka dikubur di tempat aman. Sebagaimana kemulyaan tubuh orang mukmin, dikubur di tempat aman.”

2. Dibakar dengan Api

Diantara ahli ilmu ada yang berpendapat bahwa mushaf yang rusak di bakar dengan api. Dan ini pendapat Al Malikiyah dan Asy Syafi’iyyah. Hal itu mencontoh Utsman bin Affan ketika memerintahkan mushaf-mushaf yang ada di tangan orang-orang untuk dibakar setelah dikumpulkan mushaf Imam.

Kisah pembakaran Utsman terhadap mushaf diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari di Shahih no.4988, “Kemudian Utsman mengirim (utusan) ke Hafshah agar beliau mengirim kepada kami mushaf untuk ditulis ulang lagi di mushaf, kemudian dikembalikan kepadanya. Kemudian Hafsah mengirimnya ke Utsman. Dan (Utsman) memerintahkan Zaid bin Tsabit, Abdullah bin Zubair, Said bin Ash, dan Abdurrahman bin Harits bin Hisyam untuk menulis kembali di mushaf. Kemudian mengirim mushaf yang telah ditulis kembali ke seluruh daerah. Dan beliau memerintahkan agar membakar semua mushaf Al-Qur’an dan lembaran (Al Qur’an) selain dari yang ditulis ulang.”

Dari Mus’ab bin Saad berkata, “Saya mendapatkan orang-orang telah bercukupan (mushaf) ketika Utsman memerintahkan untuk membakar mushaf. Yang lebih mengherankan lagi, tidak ada seorangpun yang mengingkarinya.” (HR. Abu Bakar bin Abu Dawud di ‘Kitabul Mashohif, 41.)

Ibnu Baththal, dalam Syarh Shahih Al Bukhari, 10/226) mengatakan, “Dalam perintah Utsman untuk membakar lembaran dan mushaf ketika Al-Qur’an telah dikumpulkan, menunjukkan diperbolehkannya membakar kitab yang di dalamnya ada Nama-nama Allah Ta’ala. Bahwa hal itu sebagai penghormatan, menjaga agar tidak terinjak kaki dan melindungi dari hilangnya di tanah.”

Imam Jalaluddin As Suyuthi mengatakan dalam Al Itqan Fi Ulumil Qur’an, 2/1187, “Kalau diperlukan untuk merusak sebagian kertas mushaf karena telah rusak atau semisalnya. Maka tidak diperbolehkan menaruh di bagian (dalam) atau lainnya. Karena bisa jadi jatuh dan terinjak. Tidak diperbolehkan juga menyobeknya, karena hal itu dapat menyobek huruf dan memisahkan kalimat. Hal itu menyalahi dari yang telah ditulisnya. Kalau dibakar dengan api, tidak mengapa. Utsman telah membakar mushaf-mushaf dan didalamnya ada ayat, bacaan yang telah dihapuskan. Dan tidak ada yang mengingkarinya.”

Masing-masing pendapat –pendapat yang mengubur dan membakar – punya sisi (pandangan) oleh karena itu, kalau seseorang melakukan dua hal itu, tidak mengapa, insya Allah. Meskipun pendapat yang membakar lebih utama, karena telah ada ketetapan dari para shahabat radhiyallahu’anhum.

4 thoughts on “Cara Memperlakukan Mushaf Al Quran yang Rusak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s