Toa_Masjid

Mengabarkan Kematian

Di antara pemberitaan peristiwa kematian; ada berita yang diwajibkan dan ada yang dilarang. Adapun yang harus diberitahukan adalah berita yang bertujuan untuk memberitahukan pihak keluarga jenazah, kerabat, sahabat-sahabatnya dan orang-orang yang sudah selayaknya diberi tahu. Dengan harapan, semua elemen masyarakat tersebut dapat bahu membahu dalam mengurus jenazah, mengkafani, menshalatkan dan mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir. Karena, Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sendiri telah mengumumkan kematian raja Najasyi pada hari kematiannya kepada orang-orang. Kemudian, beliau keluar menuju masjid untuk melaksanakan shalat ghaib bersama masyarakat muslim. Sebagaimana Rasulullah juga mengumumkan kematian Zaid, Ja’far dan Ibnu Rawahah sebelum datangnya berita kematian mereka dalam peperangan Mu’tah.

Dan disunnahkan bagi orang yang mengabarkan tadi untuk meminta orang-orang yang ia beritahukan untuk memohonkan ampunan bagi si jenazah. Hal tersebut berdasarkan perkataan nabi kepada para sahabatnya, ketika beliau mengumumkan kematian raja Najasyi: “Saudara kalian, raja Najasyi telah meninggal dunia. Oleh karena itu, mohonkanlah ampunan baginya kepada Allah.”[1] Dan begitupula ketika Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melakukan hal yang sama ketika mengumumkan kematian Zaid bin Haritsah, Ja’far dan Abdullah bin Rawahah kepada para sahabatnya. Setelah Rasulullah mengumumkan kematian mereka, beliau berkata: “Mohonkanlah ampunan bagi mereka.”[2]

Adapun pengumuman yang dilarang adalah bentuk pengumuman yang biasa dilakukan oleh masyarakat Jahiliyah. Yaitu, dengan cara menggembar-gemborkan, mengagung-agungkan dan bersikap sombong. Atau, berbagai hal yang disertai dengan keributan dan jeritan ratapan-ratapan. Atau, pengumuman itu disampaikan oleh pemimpin-pemimpin muadzin. Memberikan penguatan bagi pengumuman tersebut di jalan-jalan. Atau, menyebarkannya di surat kabar-surat kabar dengan tujuan membanggakan dan menyombongkan diri.

Syaikh Muhammad Bayumi

_____________

[1] Hadits hasan yang diriwayatkan imam Ahmad

[2] ibid

2 thoughts on “Mengabarkan Kematian

  1. Ini maksudnya menyombongkan diri gimana ya? Saya beberapa kali menulis tentang kematian anak saya, tapi dengan tujuan agar para ibu2 yang lain aware dan tidak mengalami hal yang sama…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s